Harian Cakrawala — Kementerian Agama (Kemenag) bersama British Council menutup program Continuing Professional Development (CPD) bagi guru bahasa Inggris madrasah di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, Kamis (26/2/2026). Program ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis Indonesia–Inggris dalam pengembangan profesional berkelanjutan tenaga pendidik.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa penutupan program bukan sekadar agenda seremonial, melainkan penanda kemajuan konkret kemitraan kedua negara di bidang pendidikan. Sejak penandatanganan komitmen bersama pada November 2025, kerja sama difokuskan pada peningkatan kualitas madrasah dan penguatan kapasitas sumber daya manusia. “Peningkatan kompetensi guru merupakan investasi strategis bagi masa depan pendidikan Islam di Indonesia. Bahwa penguasaan bahasa Inggris membuka akses terhadap literatur global, riset, inovasi, serta kolaborasi internasional yang lebih luas,” jelas Menag.
Country Director Indonesia dan Director Southeast Asia British Council, Summer Xia, menyampaikan bahwa penguatan kompetensi guru menjadi bagian penting dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia menyebut, sebanyak 100.000 pembelajar bahasa Inggris di Indonesia menjadi bagian dari agenda peningkatan mutu pendidikan nasional, dengan guru sebagai motor transformasi.
Program CPD yang berlangsung selama delapan minggu diikuti 613 guru bahasa Inggris madrasah dari berbagai daerah. Kegiatan diawali dengan pemetaan kompetensi nasional untuk mengidentifikasi kebutuhan riil peserta, kemudian dilanjutkan dengan sesi pembelajaran terstruktur, diskusi kelompok, serta pendampingan oleh fasilitator nasional dan internasional.
Hasil evaluasi menunjukkan lebih dari 80 persen peserta mengalami peningkatan kemampuan bahasa Inggris, terutama pada keterampilan berbicara. Selain peningkatan kompetensi linguistik, peserta juga melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengajar serta kemampuan komunikasi di kelas.
Program ini juga mendorong terbentuknya komunitas belajar aktif melalui forum diskusi dan platform daring, yang diharapkan tetap berlanjut sebagai ruang berbagi praktik baik antar-guru.
Penutupan CPD menegaskan bahwa kolaborasi internasional di bidang pendidikan telah memasuki tahap implementasi nyata. Kemitraan Kemenag dan British Council diarahkan untuk memperluas akses peningkatan kapasitas guru madrasah secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat daya saing lulusan pendidikan Islam di tingkat global.





