Harian Cakrawala – Bekasi, 8 Juli 2026 – Universitas Kristen Indonesia (UKI) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang bekerja sama dengan HKBP Duren Jaya, Bekasi. Mengusung tema “Edukasi Terpadu NAPZA, HIV/AIDS, dan Kesehatan Mental dalam Membentuk Remaja Sehat dan Berkarakter di Lingkungan Gereja HKBP Duren Jaya”, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan edukatif, partisipatif, dan berbasis komunitas gereja sebagai upaya memperkuat karakter sekaligus meningkatkan literasi kesehatan remaja.
Kegiatan diikuti oleh 60 remaja jemaat HKBP Duren Jaya yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh antusias. Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA, pencegahan HIV/AIDS, pentingnya menjaga kesehatan mental, serta penguatan nilai-nilai karakter Kristiani dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan remaja di era digital.
Tim PKM UKI terdiri atas dosen dan mahasiswa lintas program studi. Dari Program Studi Magister Administrasi Pendidikan (MAP) Pascasarjana UKI, kegiatan ini menghadirkan Dr. Melda Rumia Rosmery Simorangkir, M.Pd., Kons., Prof. Dr. dr. Bernadetha Nadeak, M.Pd., Prof. Dr. Hotmaulina Sihotang, M.Pd., serta mahasiswa Eva Hartina Pardede. Sementara dari Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) FKIP UKI, turut berpartisipasi Eustalia Wigunawati, S.Psi., M.A. bersama mahasiswa Dian Kristin N. Manullang.
Kegiatan diawali dengan ibadah dan renungan firman Tuhan yang dipimpin oleh pendeta HKBP Duren Jaya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan pembukaan dari perwakilan Universitas Kristen Indonesia. Sebelum sesi penyampaian materi dimulai, seluruh peserta mengikuti pre-test untuk mengukur pengetahuan awal terkait NAPZA, HIV/AIDS, kesehatan mental, dan penguatan karakter. Selanjutnya, materi disampaikan dalam dua sesi interaktif yang diperkaya dengan diskusi, studi kasus, dan tanya jawab sehingga peserta dapat berpartisipasi secara aktif.

Paparan Materi 1
Suasana kegiatan berlangsung dinamis. Para peserta tidak hanya menyimak materi yang disampaikan, tetapi juga aktif mengajukan pertanyaan, memberikan tanggapan, serta menjawab berbagai pertanyaan pemantik dari narasumber. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat remaja untuk memperoleh informasi yang benar mengenai isu kesehatan fisik dan mental, sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam mengambil keputusan yang bertanggung jawab.

Paparan Materi 2
Sebagai evaluasi terhadap efektivitas kegiatan, peserta kembali mengikuti post-test pada akhir kegiatan. Hasil evaluasi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai peningkatan pengetahuan dan pemahaman peserta setelah mengikuti seluruh rangkaian edukasi.
Melalui kegiatan PKM ini, UKI berharap dapat terus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, gereja, dan masyarakat dalam membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, serta memiliki ketahanan diri terhadap berbagai perilaku berisiko. Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi wadah kolaborasi yang berkelanjutan antara dosen, mahasiswa, dan jemaat HKBP Duren Jaya dalam mewujudkan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak nyata.





