Harian Cakrawala – PAMEKASAN, 9 MARET 2026, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah di Taman Parembhegen Patemon, Kabupaten Pamekasan, Minggu (8/3). Hal ini dilakukan sebagai upaya pengendalian inflasi dan stabilisasi harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah memastikan bahwa ketersediaan bahan pokok di Jawa Timur dalam kondisi aman dan harga relatif stabil menjelang perayaan Idul Fitri. Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pasokan kebutuhan rumah tangga karena pemerintah terus melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas distribusi dan harga di pasar.
“Harga tetap stabil dan masyarakat bisa berbelanja dengan tenang khususnya di Bulan Ramadhan,” ujar Khofifah.
Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa kegiatan pasar murah merupakan salah satu instrumen pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat sekaligus memperkuat upaya pengendalian inflasi daerah. Melalui pasar murah, masyarakat dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Menurut Khofifah, menjelang Hari Raya Idul Fitri biasanya terjadi peningkatan permintaan terhadap kebutuhan pokok rumah tangga. Oleh karena itu, pemerintah terus melakukan langkah stabilisasi agar distribusi dan harga tetap terkendali sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan dengan lebih mudah.
“Pengendalian inflasi dan stabilisasi perlu kita lakukan dengan memberikan keterjangkauan harga untuk bisa mendekatkan kepada para konsumen,” tegasnya.
Dalam pelaksanaan Pasar Murah di Taman Parembhegen Patemon ini, berbagai bahan pokok dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium Rp11.000 per kilogram, minyak goreng merk MinyaKita Rp13.000 per liter, telur ayam ras Rp22.000 per pack, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta gula pasir Rp14.000 per kilogram.
Selain itu, komoditas lain yang dijual meliputi bawang putih Rp6.000 per 250 gram, bawang merah Rp7.000 per 250 gram, cabai rawit merah Rp4.000 per 100 gram, cabai merah besar Rp2.000 per 100 gram, serta daging ayam ras Rp30.000 per pack.
Pada kesempatan kali ini, Khofifah juga membagikan beras kepada lansia serta telur kepada ibu hamil dan anak-anak untuk pemenuhan gizi keluarga. Selain itu memborong berbagai jenis produk pelaku UMKM sebagai wujud dukungan ekonomi lokal.
Salah satu pengunjung pasar murah, Tutik, warga Kelurahan Patemon yang sehari-hari berjualan nasi ayam, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah tersebut. Ia menyampaikan bahwa harga bahan pokok yang dijual jauh lebih terjangkau sehingga membantu masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan rumah tangga menjelang Idul Fitri.
“Saya beli beras , bawang merah, ayam, telur, gula, tepung. Harganya terjangkau dan membantu masyarakat apalagi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Menambah stok kebutuhan pokok di rumah sampai lebaran,” pungkasnya.





