Jambi, HarianCakrawala – Pemerintah Provinsi Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi melepas keberangkatan peserta program mudik Lebaran gratis tahun 2026 dari Terminal Tipe A Alam Barajo, Sabtu (14/3/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan perjalanan mudik yang aman, nyaman, sekaligus terjangkau bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Pelepasan peserta mudik dilakukan oleh Gubernur Jambi Al Haris didampingi Wali Kota Jambi Maulana serta dihadiri Kepala BPTD Kelas II Jambi Benny Nurdin Yusuf, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi Sudirman, unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Jambi, serta masyarakat peserta program.
Mengusung tema “Transportasi Aman, Mudik Bahagia”, program tersebut dirancang untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya perjalanan sekaligus mendukung kelancaran arus mudik.
Wali Kota Jambi Maulana mengatakan mayoritas peserta mudik gratis berasal dari warga Kota Jambi yang akan menuju berbagai daerah di Pulau Jawa, Sumatra Barat, serta sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Jambi.
Ia mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama momentum Idulfitri, mengingat Kota Jambi merupakan salah satu daerah transit yang dilalui banyak pemudik.
“Idulfitri harus kita jaga bersama agar tetap aman dan kondusif. Kota Jambi bukan hanya tempat warga kita mudik keluar daerah, tetapi juga menjadi tujuan dan jalur transit pemudik dari berbagai wilayah sehingga mobilitas masyarakat akan sangat tinggi,” ujar Maulana.
Menurutnya, pemerintah daerah bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna memastikan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.
“Kami telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Pertamina untuk memastikan ketersediaan bahan bakar. Posko keamanan dan kesehatan juga disiapkan, puskesmas siaga di beberapa titik, serta SPBU di jalur lintas beroperasi 24 jam untuk melayani pemudik,” jelasnya.
Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga di kampung halaman.
“Program ini memberikan layanan bagi masyarakat yang ingin mudik tetapi tidak memiliki kendaraan pribadi. Dengan bus yang disediakan secara gratis, masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk pulang kampung,” kata Al Haris.
Ia juga mengingatkan para peserta mudik untuk tetap menjaga keselamatan selama perjalanan.
“Kami berharap para pemudik dapat menjaga keselamatan selama perjalanan sehingga bisa sampai di tujuan dengan selamat dan merayakan Idulfitri dengan bahagia bersama keluarga,” ujarnya.
Sebelum keberangkatan, seluruh armada bus telah menjalani pemeriksaan kelayakan operasional oleh Dinas Perhubungan. Para sopir dan penumpang juga menjalani pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi oleh Jasa Raharja untuk memastikan kondisi fisik selama perjalanan.
Pada tahun 2026, program mudik gratis di Provinsi Jambi memberangkatkan 979 penumpang dengan dukungan 266 armada bus dari sejumlah terminal tipe A, yakni Terminal Alam Barajo, Terminal Muara Bungo, Terminal Sarolangun, dan Terminal Pulau Tujuh Bangko.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus memperkuat pelayanan transportasi selama arus mudik Lebaran.





