Kemkomdigi Perketat Pengawasan Mini Drama AI Bermuatan Konten Negatif

Wamenkomdigi Nezar Patria membahas pengawasan konten digital berbasis kecerdasan artifisial.
Kemkomdigi menjajaki kolaborasi dengan LSF dan platform media sosial untuk memperkuat pengawasan konten digital.

Kemkomdigi Perketat Pengawasan Mini Drama AI Bermuatan Konten Negatif

Jakarta, Harian Cakrawala – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperketat pengawasan mini drama berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang memuat pornografi, kekerasan seksual, dan perjudian. Untuk itu, Kemkomdigi menggandeng platform media sosial dan menjajaki kolaborasi dengan Lembaga Sensor Film (LSF).

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menjelaskan bahwa sejumlah pembuat mini drama memanfaatkan media sosial untuk menjangkau pengguna. Selanjutnya, mereka mengarahkan penonton ke platform lain yang menawarkan konten berbayar dengan penyensoran minim.

“Kita mengamati munculnya konten-konten berupa drama pendek yang muncul dengan cukup gencar dan ramai di platform media sosial. Film-film ini digarap dengan cukup kreatif menggunakan teknologi artificial intelligence pada umumnya,” ujar Nezar saat bertemu awak media seusai acara Peningkatan Kompetensi dan Pengembangan Diri di Lingkungan LSF, Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026).

Kemkomdigi Cermati Distribusi Mini Drama AI

Nezar mengatakan pemerintah tengah memantau kepatuhan penyedia platform digital terhadap aturan yang berlaku di Indonesia. Selain itu, pemerintah mencermati layanan yang belum terdaftar di Indonesia, tetapi menggunakan media sosial untuk menjangkau masyarakat.

Menurut Nezar, sebagian layanan digital menjadikan media sosial sebagai pintu masuk menuju platform lain. Pengguna kemudian mengakses layanan berbayar setelah mengeklik tautan yang tersedia.

“Dia hanya menggunakan media sosial sebagai gateway. Ketika pengguna mengeklik, mereka akan masuk ke platform berbeda yang berbayar. Kita melihat konten di sana nyaris tanpa sensor,” ungkapnya.

Pola tersebut menghadirkan tantangan baru bagi pengawasan konten digital. Sebab, pemantauan media sosial saja belum tentu menjangkau konten pada platform tujuan. Karena itu, Kemkomdigi ingin memperluas pengawasan hingga ke layanan yang menerima pengalihan pengguna.

Kolaborasi dengan Platform Media Sosial

Untuk memperkuat pengawasan, Kemkomdigi bekerja sama dengan platform media sosial melalui dasbor bersama. Sarana ini membantu pihak terkait memantau konten yang berpotensi melanggar hukum.

Selain memantau unggahan di media sosial, pemerintah juga menaruh perhatian pada tautan yang mengarahkan pengguna ke layanan lain. Dengan demikian, pengawasan dapat mencakup lebih banyak tahapan distribusi konten digital.

Kemkomdigi juga melibatkan perusahaan teknologi dalam upaya tersebut. Langkah ini penting karena teknologi AI memudahkan pembuat konten menghasilkan materi digital secara kreatif. Di sisi lain, perkembangan tersebut menuntut pengawasan yang mampu mengikuti pola distribusi konten.

Kemkomdigi Jajaki Kolaborasi dengan LSF

Kemkomdigi turut membuka peluang kerja sama dengan LSF. Pengalaman lembaga tersebut dalam penyensoran film diharapkan dapat membantu pemerintah menyusun pendekatan pengawasan konten digital yang lebih efektif.

“Kita juga akan sangat senang sekali kalau bisa mendapat masukan dari Lembaga Sensor Film, yang kita tahu punya keahlian, sejarah yang panjang, dan pengetahuan yang mendalam tentang praktik penyensoran untuk konten-konten negatif seperti ini,” tutur Nezar.

Nezar menegaskan pentingnya koordinasi antara Kemkomdigi, LSF, dan perusahaan teknologi. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat memperkuat pengawasan terhadap peredaran konten digital, termasuk materi yang memanfaatkan AI.

Melalui kerja sama lintas lembaga, pemerintah berharap dapat menangani konten yang berpotensi melanggar hukum secara lebih efektif. Pada akhirnya, upaya ini bertujuan mendukung ruang digital yang aman dan sehat bagi masyarakat.


SEO Artikel

SEO Title: Kemkomdigi Perketat Pengawasan Mini Drama AI

Frasa Utama: pengawasan mini drama AI

Slug: pengawasan-mini-drama-ai-kemkomdigi

Meta Description: Kemkomdigi memperketat pengawasan mini drama AI bermuatan pornografi, kekerasan seksual, dan perjudian melalui kolaborasi dengan platform digital dan LSF.


Metadata Gambar

Alt Text: Nezar Patria membahas pengawasan konten digital dalam kegiatan bersama Lembaga Sensor Film.

Judul Gambar: Kemkomdigi Perkuat Pengawasan Konten Digital Berbasis AI

Caption: Kemkomdigi menjajaki kolaborasi dengan LSF dan platform media sosial untuk memperkuat pengawasan konten digital.

Deskripsi Gambar: Kegiatan terkait pengawasan konten digital dan pemanfaatan kecerdasan artifisial. Kemkomdigi mendorong kolaborasi dengan platform media sosial dan LSF untuk menangani konten yang berpotensi melanggar hukum.

Pos terkait