Harian Cakrawala – Isu yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan dihentikan setelah Idul Fitri atas arahan Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak benar. Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan program tersebut justru akan berlanjut dan diperluas pasca-Idul Fitri.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyatakan tidak pernah ada kebijakan maupun arahan terkait penghentian MBG setelah Hari Raya Idul Fitri.
Dadan menegaskan bahwa informasi yang beredar di sejumlah platform digital tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah. “Program MBG akan tetap berjalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Selasa (3/3/2026).
Menurut Dadan Hindayana, pasca-Idul Fitri, program justru memasuki fase perluasan layanan secara signifikan. Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah.
“Jumlah SPPG akan mencapai 25.000 setelah Idul Fitri dan akan melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat,” jelasnya.
Selain peningkatan cakupan layanan, BGN juga memastikan penyajian MBG kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan asupan gizi yang optimal bagi para penerima manfaat.
“Kami kembali menggunakan menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tegas Dadan.





