Harian Cakrawala – Surabaya , 9 APRIL 2026, Ketua Umum PP IKA Universitas Airlangga (UNAIR) yang juga Gubernur Jawa Timur melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030 di Plaza Airlangga Surabaya, Rabu (8/4) malam, sekaligus mendorong peran strategis alumni dalam menyatukan keilmuan dan pengabdian profesional guna mempercepat pembangunan di berbagai sektor.
Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi alumni lintas generasi, lintas fakultas dan lintas profesi sekaligus memastikan keberlanjutan peran IKA UNAIR sebagai kekuatan sosial, profesional dan intelektual yang adaptif terhadap dinamika zaman.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) yang dibacakan Sekretaris Jenderal IKA UNAIR Indra N. Fauzi, sebanyak 278 pengurus dilantik, meliputi Pengurus Wilayah Jatim, Komisariat, serta Pengurus Cabang Malang Raya, Bangkalan, dan Sidoarjo.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menegaskan bahwa alumni UNAIR memiliki modal sosial, intelektual, dan jejaring profesional yang sangat kuat, sehingga berperan penting sebagai penggerak kolaborasi dalam pembangunan.
“Kita sebagai alumni punya modal sosial, intelektual, juga jejaring profesional yang sangat kuat. Maka, peran kita dalam pembangunan itu sangat vital. Jika ikatan alumni kita dikelola secara sistematis, maka kita bisa jadi orkestrator kolaborasi yang menyatukan keilmuan dan pengalaman profesional,” ujarnya.
Menurutnya, dalam konteks pemerintahan, kontribusi alumni sangat vital, khususnya dalam menghadirkan kebijakan publik yang berbasis riset, data, dan keilmuan yang kuat.
Lebih lanjut Gubernur Khofifah menekankan bahwa peran alumni tidak hanya terbatas pada pengembangan institusi pendidikan, tetapi juga harus hadir sebagai mitra strategis negara dalam menyukseskan program prioritas nasional.
“Maka, IKA UNAIR tidak hanya menjadi bagian dari ekosistem akademik, tetapi juga harus hadir sebagai mitra strategis dalam menyukseskan program-program prioritas nasional. Karena dengan dukungan mereka bisa mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari ekonomi hingga transformasi digital,” ujarnya.
Khofifah berharap, kepengurusan yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh integritas serta mampu memperkuat kontribusi nyata alumni bagi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Saya percaya bahwa saudara-saudara akan mampu menjalankan amanah sekaligus memainkan peran strategis dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua IKA UNAIR Bambang Sektiari Lukiswanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang meliputi proses konsolidasi dan pelatihan.
Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang pertemuan, tetapi juga menjadi sarana penguatan komunikasi dan penyelarasan program kerja organisasi ke depan.
“Ada tiga hal penting yang harus selalu kita pedomani, yaitu koordinatif, kolaboratif, dan adaptif. Ini supaya kita bisa betul-betul berkontribusi baik itu di lintas sektor maupun di tingkat yang berbeda-beda, agar kemudian bisa berkontribusi di dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, di level nasional maupun di level global,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNAIR Mochammad Amin Alamsjah mengaku bersyukur atas terbentuknya wadah yang dapat memperkuat kebersamaan dan kontribusi seluruh elemen. Di mana, wadah ini sekaligus menjadi ruang untuk mempererat hubungan antaranggota.
“Alhamdulillah, kita punya wadah untuk kegiatan yang lebih baik lagi. Kepada Bu Gubernur juga saya sampaikan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan yang diberikan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, diadakan pula soft launching Aplikasi IKA UNAIR . Aplikasi ini akan mendata secara lebih aktual alumni-alumni dengan basis teknologi. Nantinya, data alumni beserta nomor kartunya akan terintegrasi dalam aplikasi ini.




