Harian Cakrawala – Nilai-nilai ketahanan energi terus tumbuh di tengah masyarakat melalui berbagai praktik swadaya, seperti pembangunan instalasi energi mandiri, gotong royong pemasangan panel surya, hingga kolaborasi antara komunitas, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam menyediakan akses energi bersih.
Semangat gotong royong tersebut dinilai menjadi modal sosial penting yang tidak hanya membantu mengatasi keterbatasan pasokan listrik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya kemandirian energi dan perlindungan lingkungan.
Konten Kreator Meirza Syahrul Milad mengatakan, pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap tidak hanya memberikan manfaat dari sisi efisiensi energi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung penggunaan energi ramah lingkungan.
“Jika punya panel surya di rumahnya sangat bagus, karena mungkin tiap bulan bayar listriknya lumayan, tetapi dengan adanya panel surya dia bisa menekan budget yang dia punya, jadi mengurangi pengeluaran setiap bulannya,” kata Meirza di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/5/2026).
Menurut Meirza, pemanfaatan energi surya di rumah dapat menjadi contoh sederhana bahwa masyarakat juga mampu berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Ia menilai edukasi melalui konten digital menjadi cara efektif untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai energi terbarukan, khususnya pemanfaatan tenaga surya di lingkungan rumah tangga.
Meirza berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda yang tertarik memanfaatkan energi bersih sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi karbon.
Menurut dia, langkah masyarakat dalam mengembangkan energi mandiri dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih dan memperkuat ketahanan energi nasional berbasis partisipasi publik.
Diketahui, sejumlah konten kreator di Bandung mulai aktif membagikan pengalaman penggunaan PLTS atap di media sosial. Salah satunya Ilham Bahtiar yang secara berkala membagikan proses instalasi mandiri, pengembangan sistem PLTS off-grid, hingga tips perawatan panel surya melalui platform TikTok.
Pemanfaatan energi terbarukan tersebut dinilai mampu menghemat biaya listrik bulanan hingga 30 persen dan cocok diterapkan di wilayah dengan intensitas sinar matahari yang stabil.
Selain skala rumah tangga, instalasi PLTS juga mulai diterapkan pada sektor komersial seperti tempat penginapan dan wisata untuk mendukung transisi energi terbarukan sekaligus upaya pengurangan jejak karbon di Indonesia.





