UNJ Dorong Kewirausahaan Karang Taruna melalui Pelatihan Teknologi 3D Printing di Indramayu

Harian Cakrawala – Indramayu, 11 Juli 2026 – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Wilayah Binaan Unggulan Universitas (PPM-WBU) yang diselenggarakan di Balai Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (11/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema Peningkatan Usaha 3D Printing Bagi Karang Taruna Untuk Usaha Kreatif di Wilayah Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus membuka peluang usaha berbasis teknologi bagi generasi muda.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Kuwu Desa Lobener Lor, Budianto, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Universitas Negeri Jakarta atas kontribusinya dalam menghadirkan program pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi. Menurutnya, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkenalkan inovasi digital kepada pemuda desa sehingga mampu menciptakan peluang ekonomi baru yang relevan dengan perkembangan industri kreatif.

Ketua tim Pengabdian kepada Masyarakat UNJ, Ahmad Kholil, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi manufaktur digital, khususnya 3D printing, telah membuka berbagai peluang usaha yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama kalangan muda yang memiliki kreativitas tinggi. Melalui program ini, Karang Taruna tidak hanya diperkenalkan pada teknologi pencetakan tiga dimensi, tetapi juga dibekali pengetahuan mengenai proses produksi, pengembangan produk, hingga peluang pemasaran.

“Teknologi 3D printing memiliki potensi besar untuk mendorong lahirnya wirausaha-wirausaha baru di tingkat desa. Dengan penguasaan teknologi ini, Karang Taruna dapat menghasilkan berbagai produk kreatif yang memiliki nilai tambah dan daya saing di pasar. Kami berharap pelatihan ini menjadi awal terbentuknya ekosistem usaha kreatif berbasis teknologi di Kecamatan Jatibarang,” ujar Ahmad Kholil.

Selain materi mengenai pemanfaatan teknologi 3D printing, peserta juga memperoleh wawasan mengenai potensi pasar, strategi pengembangan produk, serta peluang bisnis yang dapat dikembangkan dari berbagai hasil cetak tiga dimensi. Berbagai contoh aplikasi 3D printing diperkenalkan sebagai inspirasi bagi peserta untuk menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Pada sesi teknis, narasumber Eko Arif Syaefudin memberikan pelatihan mengenai proses pembuatan model tiga dimensi menggunakan perangkat lunak Computer-Aided Design (CAD). Peserta diperkenalkan pada tahapan perancangan objek digital sebelum dicetak menggunakan mesin 3D printer. Selain itu, Eko juga menjelaskan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang saat ini dapat dimanfaatkan untuk membantu menghasilkan model-model 3D secara lebih cepat dan mudah melalui berbagai platform berbasis internet.

Menurut Eko Arif Syaefudin, kombinasi antara kemampuan desain menggunakan CAD dan pemanfaatan AI akan memberikan peluang yang lebih luas bagi masyarakat dalam menghasilkan produk-produk inovatif. Dengan demikian, proses perancangan tidak lagi menjadi kendala bagi pemula yang ingin memulai usaha di bidang 3D printing.

Selama pelaksanaan kegiatan, peserta yang berasal dari Karang Taruna Desa Lobener Lor menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif mengikuti setiap sesi pelatihan, berdiskusi dengan narasumber, serta mencoba memahami proses desain hingga implementasi teknologi 3D printing sebagai media produksi berbagai produk kreatif.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Universitas Negeri Jakarta berharap transfer ilmu pengetahuan dan teknologi dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kompetensi masyarakat sekaligus mendukung tumbuhnya wirausaha muda berbasis inovasi di Kabupaten Indramayu. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan ekonomi kreatif di tingkat desa melalui pemanfaatan teknologi manufaktur digital yang semakin mudah diakses.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, interaktif, dan penuh semangat. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama antara tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta, perangkat Desa Lobener Lor, narasumber, Mahasiswa dan seluruh peserta sebagai simbol terjalinnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam membangun desa yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Pos terkait