Harian Cakrawala – Pemerintah Kabupaten Banggai membuka ruang kolaborasi lebih luas dengan dunia akademik untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dan transformasi digital pemerintahan. Komitmen itu terlihat saat Pemkab Banggai menerima kunjungan Delegasi Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Massal Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Tadulako di Ruang Rapat Umum Kantor Bupati Banggai, Senin (11/5/2026).
Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda akademik, tetapi juga sarana mempertemukan mahasiswa dengan praktik nyata tata kelola pemerintahan berbasis digital yang tengah dikembangkan Kabupaten Banggai.
Mewakili Bupati Banggai, Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Moh. Ramli Tongko, menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kabupaten Banggai terus berupaya mendorong pembangunan yang berorientasi pada keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas layanan publik. Kami juga terus melakukan penguatan sistem pemerintahan berbasis digital guna meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap para mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami langsung dinamika pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan modern di daerah.
Menurutnya, pengalaman lapangan akan memperkuat kemampuan analisis mahasiswa, meningkatkan kepekaan sosial, sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Dalam kunjungan itu, delegasi mahasiswa dan dosen pembimbing turut meninjau Banggai Command Center milik Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banggai. Fasilitas tersebut menjadi pusat kendali berbagai layanan digital dan pemantauan data sektoral daerah.
Kepala DKISP Kabupaten Banggai, Lesmana P. Kulab, menjelaskan bahwa Command Center mulai beroperasi sejak peringatan HUT ke-64 Kabupaten Banggai tahun 2024 sebagai bagian dari inovasi pelayanan publik berbasis digital.
“Melalui Command Center, pemerintah dapat merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih tanggap karena seluruh informasi penting dapat dipantau secara langsung dan menyeluruh. Contohnya saat kejadian kebakaran atau permintaan ambulans, admin kami menerima laporan melalui layanan Banggai 112 lalu segera meneruskannya kepada instansi terkait,” jelasnya.
Ia menambahkan, sistem tersebut mengintegrasikan berbagai layanan strategis dalam satu dashboard terpadu, mulai dari layanan pengaduan masyarakat, pemantauan stunting, monitoring sampah, pengawasan CCTV, analisis media sosial, hingga layanan darurat 112 yang beroperasi selama 24 jam.
Mahasiswa juga mendapatkan penjelasan mengenai strategi pengelolaan data statistik daerah, penguatan kapasitas SDM digital, serta pengembangan aplikasi pelayanan publik melalui Banggai Digital Service.
Pemkab Banggai berharap kunjungan akademik tersebut mampu melahirkan gagasan inovatif dan rekomendasi konstruktif dari generasi muda untuk mendukung percepatan transformasi digital dan pembangunan daerah yang lebih responsif, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.





