Harian Cakrawala — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencatatkan partisipasi lebih dari 105 juta penduduk hingga awal Oktober 2026. Capaian tersebut menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan kesehatan preventif yang disediakan pemerintah secara gratis.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, CKG merupakan bagian dari upaya pemerintah menggeser paradigma pelayanan kesehatan dari pengobatan menjadi pencegahan.
“Cek kesehatan gratis adalah salah satu program yang intinya ingin menjaga agar masyarakat kita tetap sehat. Jangan hanya mengobati pada saat sakit. Kalau bisa jangan sampai sakitlah. Nah, untuk itu kita harus rajin memeriksa kondisi kesehatan kita,” ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja di Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah peserta yang telah mendapatkan layanan CKG mencapai 105.073.600 jiwa dari target 130.344.650 jiwa pada 2026. Sementara itu, jumlah pendaftar mencapai 109.926.551 jiwa.
Rata-rata pelayanan mencapai 510.065 peserta per hari, dengan jumlah peserta harian tertinggi tercatat pada 27 Juli 2026 sebanyak 739.786 peserta.
Dari sisi sebaran wilayah, Jawa Tengah mencatat partisipasi tertinggi dengan 19,6 juta peserta, disusul Jawa Timur sebanyak 18 juta peserta dan Jawa Barat sebanyak 14,2 juta peserta.
Pelaksanaan CKG juga telah menjangkau seluruh daerah. Layanan tercatat berjalan di 514 kabupaten/kota atau 100 persen wilayah administrasi kabupaten/kota, dengan dukungan 10.318 Puskesmas atau 99,8 persen dari total Puskesmas.
Menkes mengatakan, CKG dirancang untuk menjangkau sekitar 230 juta penduduk Indonesia, mulai dari bayi baru lahir hingga kelompok lanjut usia. Pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,6 triliun untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.
Dijelaskan, pemeriksaan kesehatan dalam CKG tidak berhenti pada layanan skrining. Hasil pemeriksaan peserta juga diintegrasikan secara digital ke dalam SATUSEHAT, sehingga masyarakat dapat memiliki rekam informasi kesehatan yang dapat menjadi bagian dari health account pribadi.
Integrasi tersebut diharapkan mendukung kesinambungan pelayanan kesehatan sekaligus membantu masyarakat mengenali kondisi kesehatannya secara lebih teratur.
Melalui CKG, pemerintah mendorong masyarakat tidak menunggu sampai mengalami keluhan atau sakit untuk memeriksakan kesehatan. Pemeriksaan secara berkala menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan dan menemukan risiko penyakit sedini mungkin.




