Pemkab Buleleng Tingkatkan Produktivitas Pertanian lewat Bantuan Alsintan dan Irigasi

Buleleng Terima Bantuan Traktor dan Perbaikan Irigasi, Dorong Produktivitas Pertanian Menuju Kemandirian Pangan (Dok.MC Kab.Buleleng)

Harian Cakrawala – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor, serta program rehabilitasi jaringan irigasi tersier bagi kelompok subak, Jumat (17/4/2026).

Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kemandirian pangan di wilayahnya.

“Selain bantuan traktor dan perbaikan saluran irigasi, tahun ini kami juga akan merehabilitasi 40 saluran irigasi agar subak tidak kekurangan air. Harapannya, produksi pertanian meningkat dan beban petani dapat berkurang,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian menjadi prioritas karena memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat, menyampaikan bahwa bantuan traktor diharapkan mampu mengatasi keterbatasan tenaga kerja sekaligus meningkatkan efisiensi pengolahan lahan.

“Dengan adanya bantuan ini, biaya tenaga kerja dapat ditekan dan pengelolaan lahan menjadi lebih optimal. Kami juga berharap kelompok subak dapat memanfaatkan bantuan ini secara bertanggung jawab,” katanya.

Salah satu perwakilan kelompok subak, Made Arina, mengapresiasi dukungan pemerintah tersebut. Menurutnya, bantuan traktor akan membantu petani mempercepat proses pengolahan tanah serta meningkatkan hasil produksi.

“Selama ini alat yang kami miliki masih terbatas. Bantuan ini sangat membantu menekan biaya dan meningkatkan hasil pertanian,” ungkapnya.

Adapun lima kelompok subak penerima bantuan traktor meliputi Subak Yeh Lembu di Kecamatan Sawan, Subak Menagung di Kecamatan Banjar, Subak Rangdu dan Subak Anyar Petemon di Kecamatan Seririt, serta Subak Bengkel di Kecamatan Busungbiu.

Selain alsintan, pemerintah juga mengalokasikan program pemeliharaan jaringan irigasi tersier sebanyak 10 unit kegiatan. Setiap unit memperoleh anggaran sebesar Rp100 juta untuk peningkatan saluran dari tanah menjadi konstruksi permanen serta rehabilitasi jaringan yang rusak.

Program ini dilaksanakan dengan melibatkan kelompok subak melalui pola padat karya dan difokuskan pada kawasan pertanian pangan berkelanjutan guna memastikan distribusi air irigasi berjalan optimal.

Melalui berbagai intervensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng optimistis produktivitas pertanian akan meningkat dan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

SUMBER

Pos terkait