Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Perluas Akses Internet di Mentawai

Menkomdigi Meutya Hafid membahas akses internet di Mentawai
Menkomdigi Meutya Hafid membahas penguatan akses internet di Mentawai. (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik/KPM Kemkomdigi)

Kemkomdigi Gandeng Telkomsat dan Starlink Perluas Akses Internet di Mentawai

Sidoarjo, Harian CakrawalaAkses internet di Mentawai mendapat perhatian pemerintah setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyiapkan solusi untuk memperluas layanan internet di wilayah tersebut.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan Kemkomdigi telah memfasilitasi pembicaraan antara Yogi Gilang Arya Setia, Telkomsat, dan Starlink. Pemerintah mendorong pelaku usaha lokal agar dapat masuk ke ekosistem telekomunikasi resmi.

Menurut Meutya, Telkomsat dan Starlink telah menyatakan kesediaan untuk membina Yogi agar dapat menjalankan layanan sebagai reseller resmi dan memenuhi ketentuan perizinan.

“Keduanya sudah sepakat untuk melakukan pembinaan terhadap Yogi agar kemudian menjadi reseller resmi atau berizin resmi,” ujar Meutya Hafid saat menghadiri kegiatan Merdeka Run di Jakarta, Sabtu (29/8/2026).

Akses Internet Mentawai Masih Menghadapi Keterbatasan

Kemkomdigi melihat kondisi infrastruktur sebagai salah satu faktor yang memengaruhi kualitas akses internet di Mentawai.

Wilayah tersebut telah memiliki jaringan bergerak 4G. Namun, Mentawai belum memiliki jaringan serat optik (fiber optic) yang dapat memberikan kapasitas dan kecepatan koneksi lebih besar.

Kondisi geografis wilayah kepulauan juga membuat pembangunan infrastruktur konektivitas membutuhkan pendekatan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Karena itu, pemerintah membuka peluang pemanfaatan teknologi satelit untuk membantu memenuhi kebutuhan internet masyarakat.

Meutya mengatakan Kemkomdigi ingin mencari solusi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memastikan layanan internet berjalan sesuai aturan.

Jika skema pembinaan tersebut berjalan, pelaku lokal dapat bergabung dengan penyedia layanan yang telah memenuhi ketentuan. Masyarakat Mentawai juga mendapat peluang memperoleh akses internet yang lebih luas.

Telkomsat dan Starlink Dukung Solusi Konektivitas

Kerja sama dengan Telkomsat dan Starlink menjadi bagian dari pendekatan pemerintah untuk mencari solusi atas keterbatasan konektivitas di daerah.

Pemerintah tidak hanya melihat persoalan dari sisi perizinan. Kemkomdigi juga mempertimbangkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan internet yang cepat dan andal.

Mentawai termasuk wilayah yang menghadapi tantangan konektivitas karena karakter geografis kepulauan. Kondisi tersebut membuat pembangunan jaringan berbasis kabel tidak selalu mudah dilakukan.

Teknologi satelit dapat menjadi salah satu pilihan untuk menjangkau wilayah yang belum memiliki infrastruktur kabel dengan kapasitas memadai.

Namun, pemerintah tetap meminta setiap kegiatan penyediaan layanan internet mengikuti regulasi yang berlaku.

Pemerintah Pilih Pembinaan untuk Pelaku Lokal

Sebelumnya, kasus Yogi Gilang Arya Setia mendapat perhatian setelah dirinya menjalani proses hukum di Pengadilan Negeri Padang terkait dugaan penyediaan layanan telekomunikasi tanpa izin.

Kemkomdigi menegaskan bahwa pemerintah tetap menghormati proses hukum tersebut. Pada saat yang sama, kementerian melihat peluang penyelesaian melalui pembinaan dan pendekatan korektif.

Pendekatan itu bertujuan membantu pelaku lokal memenuhi persyaratan perizinan. Kemkomdigi juga dapat menghubungkan pelaku dengan penyedia jasa internet resmi agar kegiatan mereka masuk dalam ekosistem telekomunikasi nasional.

Menurut pemerintah, kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas juga perlu menjadi pertimbangan dalam mencari solusi.

Konektivitas Daerah Jadi Bagian dari Ekosistem Digital

Penguatan akses internet di Mentawai menunjukkan bahwa pembangunan konektivitas tidak hanya berkaitan dengan penyediaan jaringan. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat dapat memperoleh layanan yang legal, stabil, dan sesuai kebutuhan daerah.

Kemkomdigi berharap pendekatan kolaboratif antara pemerintah, pelaku lokal, dan penyedia layanan dapat memperluas jangkauan internet di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Melalui skema tersebut, masyarakat di daerah terpencil memiliki peluang untuk mendapatkan akses internet yang lebih baik tanpa mengabaikan aturan penyelenggaraan telekomunikasi.

Pos terkait