32 Hari Mengabdi di Daditunggal, KPM UNIPDU Tinggalkan Jejak di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan

Harian Cakrawala – Jombang, 30 Juli 2026 KPM UNIPDU – Kelompok 2 Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Pesantren Tinggi Darul ‘Ulum (UNIPDU) Jombang semakin mengintensifkan pengabdiannya di Desa Daditunggal, Kecamatan Ploso. Dimulai Kamis (30/7) hingga puncak penutupan pada Sabtu (8/8), mahasiswa melaksanakan berbagai program di bidang olahraga, kesehatan, lingkungan, pendidikan, dan keterampilan digital.

Memasuki 3–6 Agustus, fokus kegiatan bergeser pada bidang lingkungan dan keterampilan digital. Mahasiswa menginisiasi pembuatan papan infografis dan informasi tentang pengelolaan sampah yang kemudian dipasang di sejumlah titik strategis desa pada Kamis (6/8).

Papan informasi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mengelola limbah rumah tangga secara bijak. Selain itu, mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi dan Administrasi Bisnis menggelar pelatihan Microsoft Excel yang dilanjutkan dengan evaluasi keterampilan. Kegiatan tersebut ditujukan untuk membekali pemuda desa dengan kemampuan digital yang dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas.

Kepedulian terhadap layanan kesehatan dasar juga diwujudkan melalui partisipasi mahasiswa dalam Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) pada Rabu (5/8). Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa membantu kader kesehatan sekaligus turut memberikan edukasi kepada ibu dan balita yang mengikuti layanan posyandu.

Menjelang perpisahan, Jumat (7/8) menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa. Seusai salat Jumat, mereka bersilaturahmi dengan bapak-bapak desa untuk berbagi cerita, pengalaman, dan kesan selama menjalani masa pengabdian di Daditunggal.

Puncak kegiatan berlangsung pada Sabtu (8/8) melalui acara penutupan. Setelah menjalani pengabdian selama 32 hari, mahasiswa KPM Kelompok 2 secara resmi mengakhiri rangkaian kegiatan di Desa Daditunggal.

“Pengabdian selama 32 hari ini telah mengajarkan kami arti kebersamaan dan kesederhanaan. Meskipun secara resmi kami meninggalkan Daditunggal, ikatan batin ini tidak akan pernah putus. Kami berharap program yang telah berjalan dapat berkelanjutan dan Desa Daditunggal akan selalu menjadi bagian dari perjalanan hidup kami. Terima kasih atas segala dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan,” ujar Abimanyu Pujiandika Maryadi, Ketua Kelompok 2 KPM UNIPDU.

Dosen Pembimbing lapanngan Tetap hadir Pada dipenutupan meskipun terlambat karena salah membaca undangan terkait hari pelaksanaan. Beliau tetap hadir bahkan sempat juga memamitkan ke kades.

Selama masa pengabdian, Kelompok 2 KPM UNIPDU telah melaksanakan berbagai program yang mencakup pendidikan anak, pendampingan TPQ, kegiatan keagamaan, pemeriksaan kesehatan, pelatihan UMKM, penguatan keterampilan digital, hingga aksi peduli lingkungan.

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi Pemerintah Desa Daditunggal, tokoh masyarakat, kader PKK, Karang Taruna, serta seluruh warga.

Berakhirnya masa KPM bukan berarti berakhir pula nilai-nilai yang telah dibangun selama 32 hari. Mahasiswa berharap semangat kebersamaan, pengetahuan, dan keterampilan yang telah dibagikan dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bagi mahasiswa, pengalaman selama berada di Desa Daditunggal menjadi bagian penting dari proses pembelajaran dan pendewasaan diri. KPM tidak hanya menjadi ruang untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga menjadi pengalaman nyata dalam belajar hidup bersama, memahami masyarakat, dan membangun kolaborasi untuk menghadirkan kemanfaatan.

Pos terkait